Babinsa Kembali Awasi Penyaluran Bibit Bersubsidi

Penyaluran Bibit bersubsidi dari Kementan RI kembali di glontorkan kepada Petani. Ini merupakan bukti Pemerintah RI serius dalam mencapai target Ketahanan Pangan. Babinsa Jajaran Kodim 1304/Gorontalo Kembali berperan dalam penadampingan dan pengawasan Penyaluran Bibit bersubsidi untuk menjalankan peran dan Fungsi Babinsa dalam Pengawasan dan pendampingan Pertanian dalam rangka pencapaian swasembada pangan Nasional sesuai dengan intruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo melalui MOU Kementrian Pertanian dan Panglima TNI.

Pendampingan dan Pengawasan Penyaluran Bibit Bersubsidi seperti yang dilakukan oleh Serka Noldi Tomaili Babinsa Ramil 1304-06/Bone Pante Selasa 23 juni 2019 di Wilayah Desa Binaanya Yaitu di Desa Kec. Bone Raya bertujuan agar penyaluran Bibit bersubsidi benar-benar telah sampai kepada para petani serta tepat sasaran.

Dalam kesempatan ini Serka Noldi Tomaili Babinsa Ramil 1304-06/Bone Pante menjelaskan bahwa benih jagung bersubsidi memang tidak diperkenankan untuk diperdagangkan, karena peruntukkannya sudah jelas. Data semua petani yang berhak menerima bantuan benih jagung bersubsidi tersebut sudah ada di Kabupaten setempat yang disebut Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).

“Sebelum diproses kami menerima yang namanya CPCL. Calon Petani Calon Lokasi itu sudah disahkan Kepala Dinas Kabupaten setempat untuk kita proses. Setelah kita proses maka akan mendapat benih jagung subsidi ini, maka harus ditanam oleh CPCLnya,” terang nya.

Sehingga, para penjual benih jagung bersubsidi  jelas dikatakan melanggar aturan yang ada. Yaitu, undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan undang-undang nomor 12 tahun 1992 tentang sistem budidaya tanaman, serta undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Para pelaku pun terancam hukuman lima tahun penjara.

(Red-1304-Taufik)

Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *