Kasdim 1304/Gorontalo, Situasi Politik Jelang Pemilu 2019 Pepabri Harus bersikap Netral

Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Prov. Gorontalo menggelar kegiatan Sosialisasi Tahapan Pemilu tahun 2019 di Aula Makodim 1304/Gorontalo Jl. Nani Wartabone No. 30 Kota Gorontalo Senin 8 April 2019. Kegiatan ini digelar sebagai wujud peran serta Pepabri dalam menyambut dan mensukseskan Pilpres dan Pileg tahun 2019. Sebanyak +- 180 anggota Pebabri Prov. Gorontalo yang merupakan para Purnawirawan TNI dan POLRI memadati ruang aula Makodim 1304/Gorontalo untuk mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini juga mengundang Divisi Sosialisasi KPU Kota Gorontalo untuk memberikan tata cara pencoblosan pala pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Kasdim 1304/Gorontalo Mayor Inf Taufiq Nur Buhang, SE dalam hal ini mewakili Dandim 1304/Gorontalo menyampaikan beberapa hal pada intinya adalah ucapan Permohonan maaf karena bapak  Dandim 1304/Gtl tidak bisa hadir dalam kegiatan ini dikarenakan sedang menghindari kegiatan di Korem 133/Nwb dalam rangka membahas kunjungan RI.4 yang rencananya akan berkunjung ke Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini sangat penting karena perlu adanya penjelasan yang detail dari KPU tentang masalah pemilihan/pencoblosan di pemilu yang sudah tidak lama lagi kita laksanakan. Kasdim 1304/Gorontalo juga berpesan Bahwa Pepabri harus netral begitu juga penyampaian dari Jend.Purn Agum Gumelar bahwa Pepabri tetap netral silahkan salurkan hak pilihnya dengan tidak membawa institusi Pepabri Gunakan hak pilih jangan sampai golput, Apapun pilihannya tetap solid bahwa kita ini keluarga besar Pepabri jangan sampai gara-gara pemilu kita jadi terpecah karena berbeda pendapat. Pepabri merupakan organisasi yang menjadi contoh di masyarakat karena yang isinya mantan-mantan prajurit TNI dan POLRI yang masih mempunyai semangat yang luar biasa. Harus bijak dalam penggunaan media sosial dengan adanya berita-berita hoax yang bisa memecah belah NKRI. dan Selalu tetap tanamkan bahwa NKRI HARGA MATI.

Sementara itu ibu Dr. Nur Alba (ketua Perip Gorontalo) menambahkan dalam menyikapi Pileg dan pilpres silahkan bapak ibu sekalian ikut berkampanye dengan catatan tidak membawa-bawa uniform Pepabri dan Perip. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi antar anggota Pepabri sekaligus mendengarkan sosialisasi dari KPU tentang tata cara pencoblosan di TPS.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi yang disampaikan oleh Komisioner Divisi Sosialisasi Ibu Stella Junus, S.T, M.T dalam hal ini dirinya hadir untuk mewakili ketua KPU Kota Gorontalo Bpk. Sukrin Saleh Tayib. S.Ag, M.fill.i. Saya akan menyampaikan beberapa materi yaitu tentang bagaimana tata cara pencoblosan di TPS, Jenis Surat Suara Pemilu, Jumlah anggota DPD, Jumlah Anggota DPR dan Pindah memilih. Ada beberapa kategori dalam pemilu antara lain DPT (Daftar pemilih tetap), DPTB (Daftar pemilih tambahan), DPK. Komisioner Divisi Sosialisasi Ibu Stella Junus, S.T, M.T juga menjelaksan tentang apa saja yang harus di bawa pada saat sebelum mencoblos yaitu seperti KTP, Surat keterangan domisili, Surat C6. Tidak hanya itu dalam kegiatan ini juga disampaikan Ada lima Surat suara yang harus d coblos di TPS diantaranya, Surat Suara untuk Presiden dan wakil presiden (warna abu-abu), DPR RI (warna kuning), DPD RI (warna merah), DPRD Provinsi (warna biru), DPRD Kab/Kota (warna hijau).

Pada Akhir kegiatan Komisioner Divisi Sosialisasi Ibu Stella Junus, S.T, M.T juga berpesan kepada seluruh anggota Pepabri Prov. Gorontalo untuk silahkan mengunakan hak pilih bapak ibu sekalian dengan sebaik – baiknya pada saat pemilihan nanti jangan sampai golput karena ini sangat menentukan masa depan bangsa kita.

(Red-1304-Taufik)

Bagikan ...

Satu tanggapan untuk “Kasdim 1304/Gorontalo, Situasi Politik Jelang Pemilu 2019 Pepabri Harus bersikap Netral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *