Lagi, Hujan Guyur Gorontalo Babinsa : “Longsor dan Banjir Bukan Rintangan Berat Jika Demi Keselamatan Warga”

Kodimgorontalo.com, GORONTALO – Pemantauan dan bantuan evakuasi terhadap warga di desa binaanya terus dilakukan oleh seluruh Babinsa jajaran Kodim 1304/Gorontalo sebagai antisipasi dan kesiapsiagaan saat musibah banjir melanda sejumlah wilayah Kota Gorontalo dan Kabupaten Bonebolango akibat curah hujan tinggi selama sehari hingga saat ini.

Kecepatan dan kewasapadaan menjadi prioritas bagi para pejuang desa ini, baik dalam penyampaian informasi kepada warga, penanganan bencana hingga pengevakuasian warga korban banjir diwilayahnya.

Babinsa Kota Selatan, Sertu Sarwin ketika berada di rumah warga yang tertimpa longsor.

Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Gorontalo tak hanya mengakibatkan banjir saja namun longsor di beberapa desa juga terjadi yang mengakibatkan sejumlah rumah warga terdampak longsor tersebut salah satunya di kelurahan Donggala, kecamatan Hulonthalangi pada Rabu pukul 06.00 wita dini hari (29/7/2020).

Langkah dan upaya Babinsa menghadapi kejadian tersebut adalah melaporkan ke pimpinan atas, menghubungi petugas BPBD untuk berkoordinasi cepat dan selanjutnya membantu warga dalam penanganan musibah tersebut, seperti yang dilakukan oleh Sertu Sarwin anggota Koramil Kota Selatan.

Lokasi Jembatan Talumolo yang dilewati oleh aliran sungai bone.

Di lokasi yang berbeda, para Babinsa lainnya terus memantau naik turunya volume air luapan sungai bone dan melaporkan secara prosedur ke pimpinan dalam hal ini Dandim melalui Danramilnya setiap 1 jam.

Jembatan Talumolo di Kecamatan Dumbo Raya, Bendungan Alale di Kecamatan Suwawa Tengah Bonebolango, Kelurahan Bugis dan sekitarnya, Desa Tolomato dan sejumlah desa/kelurahan lainya menjadi titik pemantaun, dengan alasan di beberapa lokasi-lokasi itu sangat rentan dengan genangan banjir.

Berdasarkan laporan dan dokumentasi oleh petugas dan sudah tersebar di media sosial bahwa benar adanya aliran bantaran sungai bone yang menuju laut lepas Leato, hampir mencapai bagian bawah jembatan Talumolo.

Lokasi terdampak banjir di kelurahan Ipilo, Kota Timur Kota Gorontalo.

Atas laporan informasi yang sudah disebarluaskan, Babinsa Kota Selatan Serda La Uru menghimbau kepada segenap warga masyarakat yang rumahnya dekat dengan sungai bone agar tetap waspada dan diharapkan tidak panik dikala menghadapi musibah atau bencana yang sewaktu-waktu datang.

“Kepanikan warga atas musibah banjir kali ini sangat kami maklumi dikarenakan ini kali kelima banjir dalam kurun waktu 3 bulan terkahir. Untuk itu saya meminta kerjasama dari warga dan segenap masyarkat agar sedini mungkin menghubungi kami atau petugas BPBD jika ada kendala di wilayah, sehingga kami dengan cepat langsung menuju ke lokasi”, terang Babinsa.

Lokasi Banjir di wilayah Bonebolango yang dipantau langsung oleh Babinsa.

Sejauh ini menurut laporan dari petugas dilapangan, tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil oleh warga yang terdampak musibah longsor maupun banjir cukup dirasakan oleh mereka. Akan tetapi Pemerintah tak tinggal diam dengan keadaan ini dan upaya bantuan tenaga, moriil dan lainnya terus dilakukan termasuk dukungan logistik. (Red-1304-Dzun).

Pemberian bantuan logistik oleh Camat Kota Timu dan Lurah Padebuolo yang didampingi oleh Babinsa Serda La Uru.
Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *