Mendegradasi Tingkat Pelanggaran, Prajurit Kodim 1304/Gorontalo dan Persit Terima Penyuluhan Hukum

Kodimgorontalo.com, GORONTALO – TNI merupakan contoh yang baik bagi masyarakat dalam penerapan hukum dan kedisiplinan, oleh karenanya prajurit TNI harus benar-benar bisa menerapkannya.

Selasa 23 Juni 2020 bertempat di Aula Otanaha 1304, Personel Kodim 1304/Gorontalo bersama Persit KCK menerima kegiatan penyuluhan hukum dari Letkol Chk Firma SH.MH (Waka Kumdam XIII/Merdeka) bersama dua orang anggotanya.

Pada kegiatan penyuluhan hukum yang dialksanakan, Kapten Chk Fajar Dwi Putra SH (Anglak Bankum Gol VI Kumdam XIII/Merdeka) bertindak sebagai pemateri mengenai penyuluhan hukum di satuan TNI AD.

Pada awal acara Dandim 1304/Gorontalo, Letkol Inf Allan Surya Lesmana, S.Sos menyampaikan sambutannya, dimana ia menyampaikan sekaligus menegaskan kepada seluruh anggota dan persit yang hadir agar benar-benar menyimak dan menanyakan perihal tentang ketentuan hukum kepada pemateri dengan alasan hukum merupakan salah satu hal yang rumit dan rentan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Dandim juga menyampaikan khususnya kepada Ibu-ibu Persit yang hadir agar bertanya sejelas-jelasnya terkait penerapan hukum dalam permasalahan rumah tangga dalam hal ini tindak KDRT dan semacamnya.

Dandim bersama Kepala Tim Pentuluh Hukum saat memebrikan arahan kepada peserta yang hadir.

“Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, saya mengharapkan serta menekankan kepada seluruh personel dan persit agar nanti setelah kegiatan ini, harus hati-hati dalam setiap tindakan terutama yang lagi tranding saat ini, mengenai penyalahgunaan medsos atau penggunaan medsos yang tidak pada tempatnya, yang pada akhirnya menjerumuskan kita ke rana hukum,”tegas Letkol Allan (kepada anggota dan persit)

Dalam kesempatan yang sama Letkol Chk Firma sebagai ketua Tim Penyuluh menyampaikan arahan kepada seluruh yang hadir bahwa kegiatan ini bertujuan untuk untuk menyampaikan kembali segala bentuk ketentuan hukum di lingkungan Militer, bagaimana penerapannya, serta penjelasan tentang prosedur hukum itu sendiri. Sehingga dengan demikian anggota ataupun persit dapat mawas diri pada setiap tindakan perorangan agar tidak bermasalah dengan proses hukum.

“Proses hukum terhadap prajurit akan berdampak terhadap gaji, tunjangan kinerja serta sangat berpengaruh dalam karir kita dan terlebih lagi bisa diberhentikan dari kedinasan. Untuk itu saya himbau dan tegaskan, jauhi segala bentuk tindakan yang akan berakibat ke proses hukum,”ungkap Waka Kumdam.

Adapun materi yang disampaikan pada penyuluhan antara lain Undang-undang ITE, Hukum dalm KDRT, THTI maupun Disersi yang kerap dilakukan oleh oknum prajurit, Asusila dan materi tambahan lainnya. (Red-1304-Dzun)

Antusias anggota kKodim 1304/Gorontalo dan Persit saat menerima penyuluhan hukum di Aula Otanaha Kodim Gorontalo.
Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *