Pencegahan Covid Secara Terus Menerus, Dandim 1304/Gorontalo Tugaskan Anggotanya Di Pelabuhan

Kodimgorontalo.com, Gorontalo – Upaya membantu pemerintah Provinsi Gorontalo dalam penanganan penyebaran covid-19, Kodim 1304/Gorontalo secara rutin berkontribusi aktif dalam pelaksanaannya.

Secara nyata hal ini terlihat pada kegiatan para aparat TNI dari Kodim 1304/Gorontalo yang melaksanakan bantuan pengamanan serta pendataan terhadap para penumpang kapal baik yang datang maupun berangkat, di Dermaga II Pelabuhan PenyeberanganFerry Kota Gorontalo pada Sabtu (17/5/2020).

Meskipun tanpa diadakan rapid test dan hanya dilakukan pengecekan suhu tubuh serta penyemprotan disinfektan, namun anggota Kodim Gorontalo yang berada ditempat itu tetap membantu melaksanakan pencatatan identitas sesuai manifest Bea Cukai.

Deteksi dini dan cegah dini merupakan prinsip penting dan utama oleh Dandim 1304/Gorontalo terhadap wabah virus yang melanda manusia secara global, dengan pertimbangan keselamatan dan kesehatan bagi warga masyarakat di wilayahnya.

Ditemui di kantor Kodim, Letkol Inf Allan Surya Lesmana,S.Sos selaku Dandim 1304/Gorontalo menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindakan antisipasi dan pencegahan bagi kita semua, sehingga bersama-sama bias melawan, meminimalisir bahkan menghentikan penyebaran wabah ini di Wilayah Gorontalo pada umumnya.

“Pencatatan atau pendataan terhadap penumpang kapal baik yang berangkat maupun yang tiba adalah salah satu bentuk tindakan pengamanan dari pihak kami secara rutin selama dampak virus corona sekaligus upaya kami membantu bapak Gubernur dan pemerintah Gorontalo dalam penanganan wabah covid-19,”tegas Dandim.

“Ini adalah problem kita bersama. Oleh karena itu harapan saya untuk masyarakat Gorontalo, agar senantiasa ikut juga membantu kami dan pemerintah agar tujuan bersama dalam pencegahan wabah virus ini dapat tercapai. Cukup dengan mengikuti dan loyal terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya pencegah. Bukan untuk saya, bukan untuk keluarga saya, tapi untuk kita semua,”tambah Letkol Allan Surya Lesmana.

Sesuai dengan prosedur PSBB yang tengah dijalankan pemerintah Gorontalo saat ini, untuk penumpang tidak diperbolehkan keluar/masuk (menumpang) kapal kecuali sopir kendaraan pengangkut logistic makanan atau sembako. Demikian halnya dengan kendaraan, hanya diperboleh bagi kendaraan pengangkut logistic tersebut.

Kendaraan pengangkut logistik dilaporkan mayoritas dari Manado yang transit di pelabuhan Gorontalo untuk kemudian melanjutkan perjalanannya  menuju Sulawesi Tengah dengan menggunakan KMP. Dan tidak ditemukan hal-hal menonjol selama pelaksanaan pemeriksaan berlangsung. (Red-1304-Dzun)

Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *