Satgas TMMD 102 Ajarkan Warga Desa Pangea Buat Pupuk Pertanian

Pelda Roy Wangunusa Anggota Satgas TMMD kali ini mendapat giliran untuk memaparkan cara pembuatan Pupuk Organik kepada para Petani yang ada di Desa Pangea Kec. Wonosari Kab. Boalemo. Warga Desa Pangea yang hampir seluruhnya berprofesi sebagai petani sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan peranian yang digelar oleh Satgas TMMD 102 TA. 2018 Wilayah Kodim 1304/Gorontalo. Pemateri Pelda Roy Wangunusa melalui program kegiatan non fisik, TMMD 102 ia berbagi ilmu dengan para petani cara membuat pupuk organik yang bahannya serba alami yakni berasal dari buah-buahan yang ada dilingkungan sekitar. Pupuk Organik yang di paparkan oleh Pelda Roy Wangunusa merupakan pupuk organik ini juga sangat ramah lingkungan dan tanpa bahan kimia.

Warga tampak antusias menyimak cara pembuatan pupuk organik yang di praktekkan oleh Pelda Roy Wangunusa yang terbuat dari bahan buah-buahan, seperti nanas, kedondong, mangga, semangka dan lainnya. Seluruh bahan kemudian di dicampur dengan air panas, kemudian dihaluskan dengan blender. Hasil dari blender inilah yang kemudian menjadi pupuk organik. “cara pembuatan pupuknya simpel. Bahannya juga mudah didapatkan, dan hasilnya pun bisa meningkatkan produktifitas pertanian dua kali lipat. tegas Pelda Roy Wangunusa

Pelda Roy Wangunusa juga menceritakan bahwa materi pembuatan pupuk ini didapatkan ketika Pelda Roy Wangunusa mengikuti penataran Pertanian yang dipusatkan di Kota Bandung beberapa waktu yang lalu. Penyuluhan pertanian ini bertujuan agar peningkaan pengetahuan pertanian warga desa Pangea meningkat sehingga produksi pertanian di desa ini bisa maju dan bermanfaat bagi warga Desa Pangea.

Struktur tanah yang subur sangat cocok jika penggunaan pupuk organik diterapkan di Desa ini penggunaan pupuk non organik membuat kesuburan tanah menjadi berkurang sehingga tanah yang seharusnya subur secara alami harus bergantung pada pupuk non organik ujar Pelda Roy Wangunusa. Penyuluhan ini mendapat respon positif oleh warga Desa pangea itu terlihat dari antusias warga desa pangea dalam mengikuti penyuluhan ini.

(Red-1304-Taufik)

Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *