TINGKATKAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN WARGA, TNI-POLRI IMBAU WAJIB MASKER SAAT RAZIA

Kodimgorontalo.com, GORONTALO – Berbagai langkah dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Gorontalo untuk menekan serta meminimalisir jumlah angka pasien yang terdampak Covid 19 yang saat ini masih terus bertambah, khususnya di Kota Gorontalo.

Kodim 1304/Gorontalo yang memiliki dua wilayah territorial yaitu Kota Gorontalo dan Kabupaten Bonebolango, terus bersinergi dengan Polri bekerja keras membantu pemerintah dalam penaganan secara intens untuk memutus rantai penyebaran virus corona tersebut.

Berlokasi di Bundaran HI (Hulonthalo Indah) Hartjendro Kota Gorontalo, Dandim 1304/Gorontalo Letkol Czi Donny Ardiwidha,M.Han dan Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont turun lapangan mendampingi Danrem 133/NW Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, MA dan rombongan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Dr. Ahmad Wiyagus, S.IK.M.Si.MM dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan dengan menggelar Razia Disiplin penggunaan Masker pada Senin (14/9/2020).

Situasi Bundaran HI saat digelar Razia penggunaan masker di Kota Gorontalo.

Sedikitnya ada 12 orang warga terjaring razia pendisiplinan yang digelar oleh apart TNI-POLRI tersebut, dikarenakan saat mengendarai kendaraan melintas di area Bundaran HI, tidak menggunakan masker sesuai himbauan yang sudah seringkali disampaikan oleh pemerintah dalam hal ini Gubernur Gorontalo, melalui medsos atau baliho-baliho yang dipajang hampir diseluruh sudut kota.

Dua belas warga yang terjaring itu, diarahkan ke posko penegakan protokol kesehatan yang bertempat di area Razia menerima bimbingan dan diberikan penekanan secara tegas mengenai wajib dan pentingnya menggunakan masker ketika berada diluar rumah atau hendak bepergian.

Warga yang terjaring razia diberikan masker satu persatu secara bergantian oleh Kapolda Gorontalo, Danrem 133/NW, Karo Ops Polda Gorontalo, Dandim 1304/Gorontalo dan Kapolres Gorontalo Kota sambil diberi arahan singkat untuk tidak menganggap remeh covid 19, karena wabah tersebut seperti musuh yang tak terlihat dan bisa menular dengan cepat kepada siapa saja, seperti yang di katakana Danrem 133/NW saat memakaikan masker kepada warga yang belum mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.

Tingkat kesadaran masyarakat Kota Gorontalo dalam hal penggunaan masker merespon baik dan mematuhi aturan yang berlaku, namun masih ada beberapa warga yang dengan alasan lupa sehingga terkesan mengabaikan himbauan penting tersebut.

Dalam arahannya, Danrem Brigjen TNI Bagus Antonov menyampaikan bahwa hingga saat ini angka jumlah penyebaran covid 19 masih terus bertambah, oleh karenanya perlu kesadaran dan tanggung jawab setiap orang untuk menjaga diri dari penularan wabah ini salah satunya adalah wajib menggunakan masker dimanapun berada dan selalu menjaga jarak.

Danrem 133/NW Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, MA saat memakaikan masker kepada warga yang tidak menggunakan masker saat berkendara.

“Hingga saat ini pasien covid 19 di Gorontalo mencapai 2.314 orang dengan rincian 250 pasien masih dirawat. 1999 pasien sembuh, dan 65 orang meninggal akibat virus ini. Ini menjadi renungan kita bersama bahwa kalau buak dari diri kita, siapa lagi yang dapat membantu memutus rantai penyebaran covid 19 ini”, tegasnya sembari memberikan arahan kepada warga yang terjaring.

Dandim 1304, Letkol Donny Ardiwidha yang juga ikut memakaikan masker kepada warga yang tidak menggunakan masker, memberi nasehat singkat menyampaikan, untuk tidak melakukan aktifitas diluar rumah jika tidak terlalu penting, rajin mencuci tangan menggunakan sabun di air yg mengalir, menggunakan masker bila keluar rumah dan selalu menjaga jarak jika berada ditempat keramaian.

Dandim 1304/Gorontalo Letkol Czi Donny Ardiwidha, M.Han saat memakaikan masker kepada warga yang yang belum mematuhi disiplin protokol kesehatan.

Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakajati Provinsi Gorontalo, Drs Muh. Naim SH, Kepala Bidang Lalulintas Perhubungan Kota Gorontalo, Ibu Hedi Tome dan beberapa personel dari Satpol PP yang ikut dalam razia. (Red-1304-Dzun)

Irjen Pol Dr. Ahmad Wiyagus (Kapolda Gorontalo), Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, MA (Danrem 133/NW), Kombes Pol Pratama (Karo Ops Polda Gorontalo), Drs Muh. Naim SH (Waka Jati Prov Gorontao) dan Letkol Czi Donny Ardiwidha, M.Han (Dandim 1304/Gorontalo), saat berada diposko penanganan covid 19.

Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *