Tingkatkan Komunikasi dan Bijak Gunakan Medsos, Persit KCK Kodim 1304/Gorontalo ikut Webinar

Kodimgorontalo.com, GORONTALO – Didirikan pada 3 April 1946, organisasi Istri Prajurit TNI-AD yang bernama “Persit Kartika Chandra Kirana”, lahir di tengah-tengah perjuangan bangsa Indonesia yang dijiwai
semangat dan cita-cita luhur untuk merebut kemerdekaan.

Kelahirannya didorong oleh kesadaran bela negara dan ingin turut berjuang
mendampingi suami dalam menunaikan tugas negara sesuai dengan sifat kewanitaannya.

Jumat (17/7/2020), di Aula Otanaha Makodim, Persit KCK Cabang XVI Kodim 1304/Gorontalo yang diketuai oleh Ny. Ira Allan Surya Lesmana, melaksanakan kegiatan Video Conference bersama Dinas Psikologi Angkatan Darat dan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Website Seminar (Webinar) melalui aplikasi Zoom dengan tema “Komunikasi Interpersonal Istri Prajurit” dengan sasaran materi adalah Bijak menggunakan media sosial di Tatanan New Normal (Dari Perspektif Budaya, Hukum, Psikologi dan Etika).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Organisasi Persit Se-Kodam XIII/Merdeka, dimana ikut didalamnya Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka, Ibu Eva Santos Gunawan Matondang yang bertindak sebagai Opening Speech, dan dimoderatori oleh Ny. Nina Mirantie Gredinand (Ketua Persit KCK Cabang LXX Yonif 713/ST).

Bertindak sebagai Narasumber sekaligus Pemateri adalah Kolonel (K) Dra. Rokhmi Handayani, M.Psi (Dispsiad) dan Bapak Doktor Muhammad Rustamaji, S.H.,M.H (Dosen FH UNS).

Dalam materi yang disampaikannya, Kolonel (K) Rokhmi memaparkan beberapa poin penting kaitannya komunikasi dalam rumah tangga, dimana ia sedikit menjelaskan bahwa salah satu dari sekian banyak aspek penting dalam perkawinan adalah masalah komunikasi.

“Ada banyak hal yang menyebabkan komunikasi menjadi tidak berjalan dengan baik, apalagi ditengah kondisi seperti saat ini, dimana yang biasanya 8 jam atau lebih kita harus keluar rumah, sekarang 24 jam berada dirumah, begitu juga dengan pasangan kita dan hal tersebut tentunya akan menimbulkan kebosanan pada diri seseorang”, paparnya.

“Mengkritik pasangan, dalam menyampaikan ketidaksetujuan, harapan yang diinginkan cenderung menyerang aspek kepribadian atau karakteristik bukan pada tingkah laku spesifik. Merendahkan pasangan, model komunikasi seperti ini lebihbanyak diwarnai dengan intensi untuk menyakiti dengan pemilihan kata-kata yang cenderung kasar, maupun Bahasa non verbal yang juga kasar. Bahkan terkadang dengan humor yang sarkastik/hostile”, tambahnya.

Pada kesempatan itu, saat berakhirnya kegiatan Vicon, Ny. Ira Allan Surya juga memberikan sedikit arahan kepada anggota Persitnya bahwa intinya yang bisa dilakukan agar komunikasi menjadi lebih menyenangkan salah satunya adalah menunjukan minat terhadap topik yang dibicarakan oleh pasangan ketika sedang berkomunikasi, sentuhan fisik tetap bisa diberikan.

“Pegang tangan pasangan kita, atau jika pasangan sedang lelah, pijat pundak dan lehernya, berikan apresiasi tehadap komentar dan pemikirannya, jika ingin membantah lakukan dengan cara yang lembut”, tutur Ny. Ira Allan saat diwawancarai.

“Berusaha menunjukan empati terhadap apa yang dialami pasangan, gunakan humor dalam komunikasi, serta tidah mengharuskan pembicaraan serius”, lanjutnya.

Kegiatan yang diakhiri foto bersama melalui aplikasi Zoom ini, mendapat apresiasi langsung dari Ibu Ketua Persit KCK PD XIII/Merdeka dan menyampaikan terimakasih serta rasa bangganya terhadap seluruh Anggota Persit Jajaran Kodam XIII/Merdeka atas antusiasnya dalam menerima materi seminar. (Red-1304-Dzun)

Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *