Usai Melahirkan, Seorang PDP Yang Meninggal di RSAS Dimakamkan Protokol Covid-19

Kodimgorontalo.com, GORONTALO – Personel Kodim 1304 Gorontalo, didampingi Jajaran Polres Gorontalo Kota dan Pemerintah Kecamatan Kota Timu, kembali melaksanakan protokol pemakaman seorang Jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dikabarkan meninggal usai menjalani operasi sesar di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.

Informasi yang berhasil dirangkum, Proses pemakaman yang melibatkan 6 Personel Kodim 1304 Gorontalo dan dikawal oleh Jajaran Kepolisian Polres Gorontalo Kota itu, dilaksanakan di Pekuburan Keluarga Arbie, Jalan Taman Surya, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo pada Sabtu (2/05/2020) pukul 19.00 Wita.

Selain Personel Kodim 1304 Gorontalo, proses pemakaman sesuai standar penanganan dan pencegahan Covid-19 itu, juga turut disaksikan lansung oleh Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra, S.I.K, MT, dan Pemerintah di Kecanatan Kota Timur.

Dandim 1304 Gorontalo, Letkol Inf. H. Allan Surya Lesmana S.Sos menjelaskan, dimana prosedur pemakaman yang dilakukan oleh Personelnya, merupakan tugas dan tanggung jawab selaku institusi yang termasuk dalam gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Gorontalo.

“Jadi kami selaku Institusi TNI-AD sebagai gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kota Gorontalo, harus siap melaksanakan prosedur yang telah ditentukan oleh pihak Kementerian Kesehatan RI dalam menangani hal seperti yang kita lakukan saat ini. Tentunya bukan hanya kami, melainkan bersama Institusi Polri dan jajaran pemerintah di setiap wilayah yang kami lakukan secara bersinergi,”jelas Letkol Inf. H. Allan Surya Lesmana S.Sos.

Ditambahkannya juga, adapun riwayat dari Jenazah yang dikebumikan sesuai prosedur pencegahan Covid-19 ini, diantaranya pernah mnjalani perawatan di RS Bunda Gorontalo dan kemudian dirujuk ke RSAS untuk menjalani Operasi Sesar sebelum menghembuskan nafas terakhir.

“Sebelumnya Almarhumah di rujuk dari RS Bunda pada tanggal 1 Mei 2020 pukul 22.00 Wita ke RSAS dengan keadaan imun sudah sangat menurun, di sertai sesak nafas setelah melahirkan (operasi cesar), hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh dokter pada 2 Mei 2020 pukul 11.30 Wita,”tutup Dandim 1304 Gorontalo. (Red-1304-Dzun)

Bagikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *